Ketua Asyirah Aswaja Sumut : Jangan ada Perpecahan Menjelang Pilpres


image_pdf
WhatsApp Image 2018-07-23 at 06.00.31

ketua Asyirah Aswaja Sumut Muhammad Syafii Umar Lubis bersama pengurus foto bersama di Pondok Asyirah Aswaja Sumut, Jl. Amal Luhur Gang Pisang, Jumat (20/7) malam.

Medan | IPO – ketua Asyirah Aswaja Sumut Muhammad Syafii Umar Lubis menghimbau umat muslimin diminta agar jangan ada gesekan-gesekan menjelang Pilpres 2019. Biarlah mereka ada yang mendukung dan minta ganti Presiden.

“Jangan kita sesama umat muslim saling gontok-gontokan dan saling menjelek-jelekkan satu sama lain, “kata Muhammad Syafii Umar Lubis didampingi pengurus lainnya Khairul Anwar setelah Istighosah dan bersilahturahmi bersama Poldasu di pondok Asyirah Aswaja Sumut Jl. Amal Luhur Gang Pisang, Jumat (20/7) malam.

Menurutnya, kita harus membantu Aparatur pemerintahan khususnya Poldasu terciptanya keamanan, ketertiban masyarakat aman dan terkendali.

“Jangan gara-gara ini keluarga pecah dan suami istri bisa cerai karena perbedaan pendapat mendukung dan menolak Presiden. Kita mengajak kaum muslimin menahan hati, tinggalkan berita hoax, katanya.

Asyirah Aswaja Sumut lanjutnya, berharap keamanan itu kita junjung tinggi dan jangan saling sebarkan fitnah. “Harus saling menghargai sikap masing-masing tanpa ada memfitnah, Jangan seperti Jakarta, susah kita” jelasnya.

Contohnya ada dulu pendukung si A kalau mati jangan di shalatkan , kalau mendukung berarti dia kafir. “Kita menolak fatwa itu karena tidak dikeluarkan oleh Ulama.  Kita harus mencari Ulama yang jelas hingga menyejukkan kita, bangsa dan umat semua,”katanya.

Ketua Asyirah Aswaja Sumut Muhammad Syafii Umar Lubis juga mengatakan Ulama kita fungsinya hanya menasehati agar Negara kita aman dan Ulama itu pendakwa dan bukan Hakim yang mengetuk palu.

Ditanya wartawan rencana tanggal 22 adanya aksi mendukung Presiden dan mengganti Presiden, Ketua Asyirah Aswaja Sumut mengatakan adanya suara saling berseberangan mendukung dan menolak, bagi kami ini peristiwa biasa, peristiwa politik yang setiap 5 tahun sekali terjadi.

“Biarlah mereka ganti Presiden dan ada yang mendukung, yang penting keamanan di Sumut kondusif dan Asyirah Aswaja Sumut mendukung Poldasu menjaga Kamtibmas,”katanya. (Rps)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*