Diduga Banyak Pekerja yang Cacat, DPRD Medan Akan Panggil Manajemen Podomoro


image_pdf

Medan | IPO – Terkait adanya laporan BPJS Ketenagakerjaan yang telah membayar klaim 25 orang korban jiwa tenaga kerja di Podomoro City Deli Medan, DPRD Medan akan menindaklanjuti dengan pemanggilan Manajemen Podomoro City Deli Medan. Hal itu disampaikan, Ketua Pansus Ketenagakerjaan DPRD Medan, Bahrumsyah.

Ia mengatakan, secepatnya akan memanggil manajemen Podomoro City Deli Medan dengan mempertanyakan data lengkap terkait korban jiwa yang terjadi akibat kecelakaan kerja.

“Yang pertama tentunya akan kami panggil dalam waktu dekat pihak Podomoro. Kami minta data-data terkait buruh yang ada. Termasuk minta klarifikasi terkait jumlah korban yang meninggal, yang cacat permanen dan sakit. Kemudian kami minta penjelasan terkait K3 mereka yang sangat lemah,” ujarnya Kamis (23/11).

Bahrum menduga, jika ada 25 orang korban jiwa yang meninggal, maka akan banyak sekali korban dari pekerja yang mengalami sakit, bahkan cacat. Dikatakannya, Podomoro harus transparan akan hal ini.

“Patut diduga demikian, mengingat yang meninggal demikian banyak,”katanya. Menurutnya, Podomoro City Deli Medan, banyak mempekerjakan pekerja dari luar daerah. Sehingga, ia akan menanyakan bagaimanan penanganan pekerja yang meninggal dunia. Ia meminta, data transparansi, bahkan melalui dokumentasi lengkap, Podomoro harus menjelaskan, di mana pekerja yang meninggal dunia dikebumikan.

“Mereka mempekerjakan buruh berasal dari luar daerah yaitu buruh akad, antar kota antar daerah, sehingga tidak ada yang tahu bagaimana penanganan buruh yang meninggal maupun yang diduga cacat. Apakah sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jadi, harus diusahakan awal bulan mereka kita panggil,”pungkasnya. (Leo)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*