Studi Komparatif Wartawan Unit DPRD Medan


image_pdf

foto kunker

Medan | IPO – Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan wartawan merupakan dua unsur yang tak terpisahkan. Karena itu, sinergitas antar keduanya perlu terjalin harmonis guna mencapai satu tujuan yang sama.

Atas dasar ini, sedikitnya 25 (dua puluh lima) wartawan unit DPRD Kota Medan melakukan studi komparatif ke DPRD Kota Denpasar dan DPRD Kabupaten Badung, Bali. Sekretaris DPRD Kota Medan, Abdul Azis didampingi Kabag Humas Yuslizar Usman mengatakan, tujuan studi komparatif wartawan unit DPRD Medan ini untuk mengambil perbandingan tentang kinerja humas dengan wartawan unit DPRD Denpasar dan Badung, dalam mempublikasikan kegiatan legislatif di kedua daerah tersebut. “Kepada rekan-rekan wartawan yang mengikuti studi komparatif ini kami harap dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar Aziz.

Selain itu Aziz menjelaskan, studi komparatif ini juga untuk sebagai pengalaman dan pengayaan wawasan wartawan unit DPRD Kota Medan tentang informasi pelayanan publik yang dilakukan legislatif setempat.”Input sebanyak-banyaknya informasi tentang kinerja humas DPRD Denpasar dan Badung, sehingga kita memiliki perbandingan untuk memperbaiki kinerja DPRD Medan,” harap mantan Kadispora Medan itu.

 Koordinator Wartawan Unit DPRD Kota Medan, Muhammad Zul Ardi Harahap  mengucapkan terima kasih kepada Humas DPRD Medan atas gagasan melakukan studi komparatif ini. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Humas DPRD Medan yang mengirim wartawan untuk melakukan studi komparatif. Ini merupakan usulan yang sangat cerdas dan cemerlang untuk meningkatkan kinerja kehumasan, terutama terkait dengan pemberitaan tentang lembaga legislatif,” katanya.

Untuk itu Zul Ardi berpesan kepada rekan-rekan wartawan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Jaga nama baik Humas DPRD Medan. Ingat pesan Kabag Humas agar kita memperoleh informasi yang sebesar-besarnya agar kinerja humas DPRD Medan bisa lebih ditingkatkan,” katanya. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (25/9) sampai Kamis (28/9). Turut mendampingi wartawan unit DPRD Kota Medan, staf Humas DPRD Medan Sappe Manurung.

Hubungan antara anggota dewan, bagian kehumasan dan wartawan terjalin harmonis di DPRD Kota Denpasar dan DPRD Kabupaten Badung, Provinsi Bali. “Secara umum, di DPRD Denpasar hubungan wartawan dengan dewan harmonis. Selama ini kami melihat tidak ada masalah,” kata Kasubag Humas dan Protokol DPRD Denpasar, Ida Ayu Putu Martini saat menerima kunjungan studi komparatif wartawan unit DPRD Medan, Selasa (26/9).

Diakui dia, ada perbedaan dinamika antara wartawan unit DPRD Denpasar dan DPRD Medan. Salah satunya mengenai intensitas peliputan wartawan terhadap kegiatan dewan. “Kami belum pernah buat studi komparatif seperti kawan-kawan DPRD Medan. Ini tentu masukan bagus bagi kami,” katanya didampingi Kabag Keuangan I Made Rakhe.

Biasanya, sambung wanita yang akrab disapa Dayu ini, untuk peliputan kegiatan seperti paripurna, rapat dengar pendapat kerap diikuti oleh wartawan. Namun untuk kegiatan reses ataupun kunjungan kerja dewan, biasanya anggota dewan itu sendiri yang minta diliput. “Untuk advertorial atau iklan kami juga ada anggarkan. Artinya ketika kami butuh publikasi, kami surati media massanya,” katanya seraya menyebut ada delapan media cetak yang terdaftar di Sekretariat DPRD Denpasar.

I Made Rakhe menambahkan, pihaknya setiap tahun ada mengalokasikan anggaran di bagian kehumasan dan protokol. Namun sayang dirinya tidak ingat persis berapa anggarannya, lantaran baru dua bulan menjabat di posisi tersebut. “Di DPRD Denpasar pemberitaannya kecil, beda seperti Badung. Karena memang Badung pusat pemerintahan kita. Di sana juga lebih banyak media yang meliput,” katanya.  Kesempatan itu ia menyebut, Denpasar memiliki APBD senilai Rp2 triliun dengan jumlah pendapatan asli daerah (PAD) Rp800 juta yang diperoleh dari pajak hotel, restoran dan BPHTB. DPRD Badung Sharing Informasi Penting Untuk Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

 Di tempat terpisah, DPRD Kabupaten Badung mengapresiasi kedatangan rombongan studi komparatif wartawan unit DPRD Kota Medan. “Dengan kunjungan ini kita bisa berbagi informasi dan menjalin hubungan baik dengan daerah lain,” kata Kabag Umum DPRD Badung, I Ketut Kontiyasa. Menurutnya, kunjungan ini juga bermaksud untuk saling mengetahui sinergitas antara wartawan, anggota dewan dan bagian kehumasan. “Di sini sangat bagus hubungan kami dengan kawan-kawan media. Mereka merupakan mitra kami,” katanya.

Ia mengungkapkan, PAD terbesar Kabupaten Badung diperoleh dari sektor pariwisata bernilai Rp5,2 triliun dari total APBD Rp6 triliun. Sebelumnya, Koordinator Unit Wartawan DPRD Medan, Zul Ardi Harahap peserta studi komparatif serta Staf Humas DPRD Medan, Sappe Manurung mengucapkan terimakasih atas sambutan dari Sekretariat DPRD Badung dan Denpasar. Zul Ardi menyampaikan sharing informasi ini sangat penting khususnya dalam peliputan dalam mendukung kinerja legislatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menyambung itu juga, melihat tatanan yang ada di Bali ini nantinya bisa dikembangkan di Medan. (Rahmat Syah)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*