Wali Kota Medan Buka Lomba Tari dan Berbalas Pantun


image_pdf

27b77b01bb-1ec7-471b-b504-4c3ec1a3585d

Medan | IPO – Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si, membuka Perlombaan Seni Budaya Tari Melayu, Berbalas Pantun dan Pergelaran Ketoprak Dor, Sabtu (21/7) di Panggung Terbuka Merdeka Walk Medan.

Walaupun diwarnai dengan hujan, pembukaan berjalan dengan menarik dan lancar. Pembukaan yang ditandai tabuhan gendang oleh Wali Kota Medan itu dihadiri pula Wakil Ketua DPRD Medan, H. Iswanda Nanda Ramli, Kadis Kebudayaan Medan, Suherman, Ketua Dewan Kesenian Medan, Rianto Aghly, Kepala Taman Budaya Sumut Deny Elfriansyah, segenap organisasi perangkat daerah Pemko Medan, serta para seniman tari, pantun, dan teater Medan.

Dalam arahannya, Wali Kota menyatakan, kegiatan lomba tari Melayu dan Berbalas Pantun yang digelar Dinas Kebudayaan ini harus mampu dimanfaatkan guna meningkatkan rasa bangga akan identitas sebagai bangsa Melayu. Hal ini sangat penting dilakukan agar bangsa Melayu mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selain itu, hal ini mendesak dilakukan agar budaya Melayu tidak tergerus dengan perubahan zaman.

Wali Kota mengatakan, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama, justru berbagai budaya yang ada di tanah air dapat menjadi penambah nilai estetika, apalagi budaya Melayu identik dengan budaya Islam. Dengan demikian, lanjut Wali Kota, unsur budaya dapat menjadi jembatan perdamaian antar umat beragama untuk dapat hidup secara damai, harmonis dalam keberagaman. Wali Kota juga menyebutkan upaya melestarikan budaya Melayu bukan hanya tanggung jawab segelintir orang, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.

“Integrasi berbagai pihak seperti pemerintah, lembaga, maupun individu diperlukan untuk melestarikan nilai luhur budaya bangsa dan menjaga bangsa ini dari serbuan budaya asing,” ujar Wali Kota. Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seniman-seniman tari Melayu dan pantun yang terus eksis melestarikan seni budaya Melayu ini.

“Saudara sekalian telah menunjukkan kepedulian terhadap warisan budaya Melayu di Medan. Adanya insan-insan yang memiliki kepedulian akan nilai budaya asli Melayu merupakan salah satu tulang punggung bagi keberhasilan Kota Medan di masa kini dan mendatang,” ungkap Wali Kota di hadapan seniman tari dan pantun tersebut. (Roy)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*